solusi untuk perda k3 yang tidak juga beres

Juni 30, 2009 oleh prathez

pernahkah kamu melintas ke jalan merdeka bandung??, pernahkah kamu mendengar tentang perda k3? dan pernahkah kamu tahu seperti apa kelakuan para penegak?

pernahkah anda melewati jalan merdeka bandung?? meski terpampang besar”anda memasuki kawasan 7 titik” dan runningtext :”anda memasuki kawasan 7 titik dilarang berdagang di sepanjang badan jalan dan trotoar” namun tampaknya hal tersebut tidak di gubris para pedagang kaki lima yag mangkal setiap harinya di jalan tersebut, mulai dari pedagang aksesoris, pedagang dvd bajakan, sampe pedagang makanan2 ringan…. hasilnya kemacetan tidak pernah dapat dihindari di jalan merdeka bandung.

selain itu, padatynya lalu lalang orang-orang pun seenaknya menyebrang jalan, mseki sudah di sediakan jembatan penyebrangan yang berada masih di tempat yang sama.

kenapa sih hal ini terjadi? meski sudah 3 tahun ini 7 titik 6 jalur coba di tegakan di kota bandung.., tapi hasilnya?? tidak ada satu jalan pun yang berhasil di tangulangi…., so why??

saya coba mencari tahu jawabannya, kebetulan pada tanggal 3 juni 2009 sejumlah pedagang berdemo di depan dprd kota bandung.

pendemo merasa kesal akibat ulah satpol pp yang di anggap arogan dalam bertindak, dan seringkali meminta uang untuk alasan keamanan.

menurut koordinator pedagang sultan agung bandung, bobi, mengakui jika para pedagang dimintai uang keamanan sebesar 15.000 per bulannya, selain itu menurut bobi, jika para pedagang terkena razia, gerobaknya harus di tebus dengan harga berkisar 100 hingga 300 ribu per gerobak, tergantung bagus tidaknya gerobak tersebut,. belum lagi ongkos angkut roda, untuk mengembalikan roda dari markas satpol pp ke tempatnya berjualan sebelumnya yang bisa mencapai 200 ribu sekali angkut.

hal tersebut juga di akui oleh kasatpol ferdy ligaswara, menurut ferdy di akui pernah terjadi pungutan kepada pedagang oleh satpol pp, namun menurut ferdy hal tersebut dilakukan sebelum dirinya menjadi pimpinan satpol pp kota bandung.
menurut ferdy saat kepemimpinan nya satpol pp tidak boleh melakukan pungutan terhadap para pedagang, meski menurut pengakuan bobi yang juga pedagang, pungutan masih dilakukan saat ferdy sudah menjabat.

selain itu ketika di tanyai terkait tudingan kasatpol, mantan kasatpol pp kota bandung, priana juga mengakui ada pungutan liar yang di lakukan satpol pp, hal tersebut terlihat dari banyak nya aduan masyarakat kota bandung, namun menurut priana tidak ada pengaduan yang jelas, karena takut untuk menyebutkan nama petugas satpol pp yang melakukan pungutan.

perwakilan pedagang, bobi sambil membawa bukti kwitansi pungutan satpol pp, menunjukan bahwa satpol pp memang telah mengambil pungutan, atau menurut bobi, “para pkl ini memang santapannya satpol pp, yang tidak di biarkan hidup, tapi juga tidak di biarkan mati”.

dari contoh kasus nyata yang ada di lapangan tersebut, bagaimana mungkin jalan-jalan di kota bandung dapat di bersihkan dari pkl?, jika para penegak hukumnya masih juga seperti itu.

saya juga meyakini bukan solusi yang tepat untuk memperlakukan para pkl seperti yang di lakukan kebanyakan satpol pp di banyak daerah.

penawaran paling baik adalah dari para pedagang, yang ingin di atur, di tata, agar tidak mengganggu fasilitas umum seperti, trotoar, jalan dan tanaman, dan mewajibkan semua pkl merawat dan membuat taman di daerah berdagangnya, juga para pkl bertanggung jawab untuk memelihara taman yang sudah ada.

selain itu juga pungli yang sering dilakukan satpol pp, berubah menjadi pemasukan untuk kas daerah, agar kedepannya para pkl tersebut, bisa punya tmpat yang lebih layak.

malaysia lupa siapa indonesia

Juni 13, 2009 oleh prathez

“Mafia Indon Mengganas”, ‘indon Cemarkan kuala lumpur”, “Bandung Puncak Maksiat”.

kata kata di atas adalah sebuah headline dari media-media di malaysia, yang berusaha untuk memprovokasi warga malaysia untuk membenci warga indonesia..

kata2 indon pun kerap di sandang untuk mengejek dan merendahkan warga asal indonesia, yahhh… kalo di indonesia kurang lebih artinya pembokat..

Pers Malaysia juga pernah menurunkan berita bohong dengan judul “50 Indon Serang Warung Burger”. Setelah KBRI mengecek berita itu, ternyata pelakunya bukan TKI, tapi warga Malaysia sendiri.

“Semua hal negatif dikaitkan Indonesia sehingga warga Malaysia membenci Indonesia. Bagaimana Malaysia tidak arogan dengan bukti seperti itu?”(http://www.detiknews..com).

katanya saudara…., serumpun…
apa gag inget sama jasa indonesia saat membantu pemenangan partai UMNO atau yang biasa di sebut organisasi nasional melayu bersatu?? agar orang2 melayu di malaysia bisa memerintah di malaysia?? dan malaysia bisa merdeka dari inggris?? di bawah pimpinan Tunku Abdul Rahman pada 1957??

pemandian cihampelas tidak bisa di selamatkan!

Juni 12, 2009 oleh prathez

kolam renang cihampelas yang berusia cukup tua serta punya sejarah di kota bandung, tampaknya sudah tidak dapat terselamatkan lagi.

hal itu semakin nyata saat anggota dprd kota bandung tom2 dabul komar yang sedang menggarap raperda cagar budaya mengatakan, jika merunut kepada fungsi perda, atau aturan apapun, tidak bisa di gunakan untuk waktu yang sudah berlalu.

dalam artian, bangunan2 heritage yang telah di hancurkan, khususnya di kota bandung sudah tidak dapat lagi di selamatkan, karena tidak ada undang-undang yang melindunginya.

menurut tom2, bangunan heritage baru dapat di selamatkan jikalau perda terkait cagar budaya telah d selesai di buat.

tentunya ini berimbas pada saat ini yang terjadi di kota bandung, meningkatnya bangunan heritage yang mendadak rubuh sebelum perda tersebut rampung di buat agustus mendatang.

jika saja perda tersebut telah rampung menurut tom2, maka tidak boleh lagi ada orang yang menjual bangunan heritage.

oleh karena itu mengapa di saat ini di kota bandung banyak sekali bangunan heritage yang memiliki muatan sejarah hancur.

terlebih pemandian cihampelas memiliki mata air yang hingga saat ini masih mengeluarkan air yang sangat bersih, meski berada di tengah kota.

ketika di temui, warga sekitar pun merasa kecewa dengan di hancurkannya pemandian tersebut, karena tidak sedikit orang tuanya dahulu di latih untuk menjadi tentara di kolam tersebut.

selain itu pemandian tersebut pun pernah di jadikan, tempat bersejarah untuk event internasional seperti sea games, yang menjadi saksi, bagaimana perkasanya perenang-perenang asal indonesia mendulang emas pada jaman tersebut.

meski memang saat ini pemandian tersbut sudah tidak lagi mendatangkan aset yang besar bagi kota bandung, namun sebenarnya jasanya sangat besar untuk ikut mengharumkan nama bangsa indonesia di mata dunia.

sayang, pemerintah tidak pernah berkaca terkait hal ini, dan hanya mengejar sektor keuntungan di banding nilai histori, padahal ada pribahasa mengatakan, “sebuah bangsa yang kuat adalah bangsa yang memiliki sejarah yang kuat”

PERALATAN MAKAN MENGANDUNG FORMALIN

Juni 11, 2009 oleh prathez

PERINGATAN YANG DIKELUARKAN OLEH BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN ATAU BPOM PUSAT YANG MENYEBUTKAN ADANYA 30 JENIS PERALATAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG BISA MELEPAS FORMALIN, HAL INI MENGEJUTKAN SEBAGIAN MASYARAKAT KHUSUSNYA PARA IBU RUMAH TANGGA.

SEBAGIAN PEDAGANG KELONTONGAN YANG ADA DI PASAR KOSAMBI MENGAKU BELUM MENGETAHUI, DAN MEREKA MASIH MENJUAL BARANG BARANG TERSEBUT.

ASEP SALAH SATU PEDAGANG MENGETAHUI JIKA PERALATAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERBUAT DARI MELAMIN INI JUGA MENGANDUNG BAHAN BERFORMALIN YANG BERBAHAYA UNTUK KESEHATAN, SETELAH MENGETAHUI RENCANANYA AKAN SEGERA MENARIK BARANG DAGANGAN.

SELAIN ITU IBU RUMAH TANGGA PUN ADA YANG BARU MENGETAHUI DAN MENGAKU KAGET, KARENA PERALATAN DARI MELAMIN INI BIASANYA MEREKA GUNAKAN KARENA TIDAK MUDAH PECAH DAN RINGAN SEHINGGA MUDAH DIGUNAKAN.

SETELAH MENGETAHUI BARANG TERSEBUT BISA MELEPAS FORMALIN, APALAGI JIKA DIGUNAKAN UNTUK MAKANAN PANAS BERKUAH DAN BERMINYAK, MEREKA RENCANANYA AKAN TIDAK MEMAKAI BARANG TERSEBUT LAGI.

MEREKA JUGA AKAN LEBIH BERHATI HATI DAN SEBISA MUNGKIN MENGHINDARI PERALATAN MAKANAN TERSEBUT DENGAN MENGGANTI NYA YANG LEBIH AMAN.(Aditya Pratama).

2 SMA DI CIMAHI LAKUKAN UJIAN AKHIR NASIONAL

Juni 11, 2009 oleh prathez

UJIAN NASIONAL ULANG UNTUK 33 SEKOLAH DITANAH AIR DAN DUA DIANTARANYA DIKOTA CIMAHI, MENUAI POLEMIK DANKEKHAWATIRAN SISWA YANG SEHARUSNYA SUDAH WAKTUNYA MEMPERISPKAN UNTUK TEST MASUK PERGURUAN TINGGI.

UJIAN AKHIR NASIONAL DILAKUKAN ULANG DIBEBERAPA SEKOLAH, KEPUTUSAN YANG MENCENGANGKAN BUKAN HANYA UNTUK SISWA TAPI GURU, ORANG TUA DAN PEMERHATI PENDIDIKAN SEKALIPUN.

UJIAN AKHIR TAHUN INI NAMPAKNYA ISTIMEWA, 33 SEKOLAH DIINDONESIA HARUS MENGULANG UAN MENURUT BADAN STANDARISASI NASIONAL PENDIDIKAN, TERMASUK 2 SEKOLAH DIKOTA CIMAHI YAITU SMAN 6 DAN PASUNDAN 2 YANG BERADA DIJALAN MELONG RAYA.

KEPUTUSAN YANG DIBERITAHUKAN MENDADAK HARI JUMAT SEMINGGU YANG LALU DAN DITETAPKAN PELAKSANAAN HARI SENIN TANGGAL 8 JUNI NAMUN BATAL DILAKUKAN DAN RENCANANYA AKAN DILAKUKAN DENGNA WAKTU YANG BELUM DITETAPKAN KEMBALI.

NAMPAKNYA PEMANGILAN BAMBANG SUDIBYO MENTERI PENDIDIKAN OLEH DEWAN PERWAKILAN RAKYAT BERUJUNG PENANGUHAN YANG LEBIH MERESAHKAN PULUHAN RIBU SISWA SMAN.

POLARISASI JAWABAN YANG BISA MERUGIKAN ANAK, ALASAN YANG MENURUT KEPALA DINAS PENDIDIKAN PUN TIDAK JELAS, TAPI DISEBUTKAN BUKAN KARENA TELAH TERJADI KECURANGAN,TAPI MEREKA TETAP AKAN MELAKSANAKAN UJIAN NASIONAL ULANG DAN DIANGGAP SEBAGAI SUATU KESEMPATAN KEDUA.

JIKA TIDAK TERJADI KECURANGAN APA NAMANYA JIKA POLARISASI JAWABAN YANG BISA MERUGIKAN ANAK YAITU ADANYA KESERAGAMAN JAWABAN BAHKAN DIJAWABAN YANG SALAH SEKALIPUN, DAN MERUGIKAN YAITU KETIDAKLULUSAN.

BELAKANGAN DISEBUTKAN KEBIJAKAN UAN DIULANG KARENA TINGKAT KELULUSAN DIBEBERAPA SEKOLAH TERSEBUT MENCAPAI 0 PERSEN. PENJELASAN YANG MASUK AKAL NAMUN TETAP SANGAT TIDAK ADIL BAGI SISWA LAINNYA TERUTAMA SISWA YANG TIDAK LULUS DISEKOLAH YANG TIDAK DIULANG, SISWA YANG LULUS KARENA CURANG, ATAU SISWA YANG JUJUR TAPI BERADA DISEKOLAH YANG HARUS DIULANG.

KARENANYA PENGUSUTAN YANG TUNTAS DAN TRASPARANSI DARI BNSP HARUS DILAKUKAN AGAR BISA DIPUTUSKAN, JIKA TERBUKTI TELAH TERJADI KECURANGAN YANG SISTEMATIS BUKAN SAJA SISWA YANG HARUS MENANGGUNG NAMUN SEMUA PERANGKAT SEKOLAH DAN PENGAWAS YANG SUDAH MEMBIARKAN TERJADI.

UJIAN NASIONAL ULANG YANG BELUM JELAS AKAN DILAKSANAKAN KAPAN MENCERMINKAN TINDAKAN KESEWENANGAN PEMERINTAH DAN TIDAK KOMPETENSI DINAS PENDIDIKAN YANG MENGAKIBATKAN PELANGARAN HAK SISWA UNTUK BISA BELAJAR TENANG.

AKHIRNYA UJIAN NASIONAL TAHUN INI SELAYAKNYA HANYA MENJADI BAHAN PEMETAAN SAJA BUKAN UNTUK KELULUSAN ATAU DILAKUKAN UJIAN ULANG TERHADAP SEMUA SISWA YANG TIDAK LULUS AATAU PAKET C DAN SEMUA UNIVERSITAS TIDAK MEMBERIKAN PERSYARATAN KELULUSAN SMA.

MENURUT SUPARMAN, KETUA FGII KONDISI INI HARUS DICERMATI KARENA SEBENARNYA ADA YANG SALAH DIKEBIJAKAN MAKRO ATAU PERATURAN PELAKSANAAN UAN YANG SEMESTINYA TIDAK DILAKSANAKAN DARI AWAL.

SEJAK AWAL PENCANANGANNYA SAMPAI PELAKSANAAN UJIAN AKHIR NASIONAL SELALU TIDAK LUPUT DARI PROTES PRAKTISI PENDIDIKAN //

NAMUN PEMERINTAH TETAP MELAKSANKANNYA DENGAN BIAYA MILIARAN RUPIAH DAN ALIBI UNTUK STANDARISASI PENDIDIKAN DIINDONESIA, MESKI KEPUTUSAN PENGADILAN MENYEBUTKAN UAN DILAKSANAKAN SETELAH DIKNAS MELAKUKAN PERBAIKAN PADA SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH DISELURUH TANAH AIR.

STANDARISASI KUALITAS TAPI TIDAK DIBARENGI OLEH PENINGKATAN KUALITAS SARANA DAN PRASARANA, MASIH BANYAK SEKOLAH YANG RUSAK, TIDAK MEMILIKI PERALATAN YANG MEMADAI DAN YANG LAINNYA, TAPI PEMERINTAH MENUTUP MATA DAN TETAP MELAKSANAKAN UAN MESKI DIULANG SEKALIPUN.
(Aditya Pratama)

PKS bagikan susu basi, ratusan siswa SD keracunan

Juni 11, 2009 oleh prathez

kamis 11 juni 2009, jam 9 pagi ratusan siswa SD NANGELA merasakan mual, pusing, muntah bahkan hingga kejang-kejang.

gejala tersebut di rasakan para siswa stelah meminum susu yang di bagikan oleh partai PKS dalam rangka peningkatan gizi siswa SD di kawasan kabupaten bandung barat.

ratusan siswa SD tersebut pun lagsung mendapatkan penanganan dari dokter puskesmas setempat yang di lakukan di atas meja guru SD Nangela.

bahkan beberapa orang tua terlihat panik sambil mengendong anak-anaknya yang sangat membutuhkan pertolongan

menurut dokter puskesmas kecamatan sindangkerta kabupaten bandung barat Dini Silvia ratusan siswa tersebut dapat di pastikan keracunan susu yang di berikan partai PKS tersebut, yang di sinyalir sudah basi karena masa kadaluarsanya tinggal 4 hari lagi, atau juga proses pengemasannya yang tidak baik, yang mengakibatkan susu dapat terkontaminasi.

8 SD yang berada di kawasan Sindangkerta, diantarannya SD Nangela, Madrasah Ibtidaiyah wangun, cisondawu dan SD Gandamekar, para korban rata-rata menderita gejala yang sama di sebutkan juga kondisi tersebut bisa di kategorikan sebagai kondisi yang luar biasa.

beberapa siswa yang mengalami gejala yang parah langsung di rujuk ke puskesmas sindangkerta yang di bawa dengan 2 minibus secara bertahap.
sedangkan siswa yang tidak mengalami gejala parah di perbolehkan pulang dan hanya di berikan obat dari puskesmas, sementara puluhan lainnya harus di rujuk ke rumah sakit terdekat dari desa sindangkerta.

salah seorang siswa yang mengalami kejang dan harus di infus serta mendapatkan perawatan yang intensif mengaku merasakan pusing dan mual setelah meminum susu.

sedangkan di lokasi kejadian, 2 truk berisi susua kemasan sudah di amankan petugas kepolisian sektor sindangkerta kabupaten bandung barat, kedua supir dan kernetnya pun langsung di mintai keterangan mengenai hal tersebut, sedangkan susu serta muntahan siswa di bawa ke laboratorium untuk di lakukan pengujian.
(Aditya Pratama)

minuman keras masih bebas di kota bandung

Juni 11, 2009 oleh prathez

kok bisa yahh??kota bandung hingga saat ini ternyata tidak memiliki perda mengenai minuman keras, padalahal keberadaannya di kota bandung udah cukup bikin resah warga kota.

keberadaan minuman keras di kota bandung di rasa sangat meresahkan, karena bisa di dapat dengan sangat mudah, baik di pusat kota maupun pinggiran kota bandung.

tukang jamu cotohnya, hampir di setiap tukang jamu anda bisa menemukan minuman keras di kota bandung, seperti merek topi miring, coloseum, intisari, dan lain sebagainya.

sedangkan di toko-toko seperti toko dago 34, toko taurus, mengkhususkan diri menjual minuman keras yang lebih memiliki merek, alias import.

meski keberadaannya sudah sangat lama ada di kota bandung, namun baru awal pertengahan bulan ini lah pemerintah kota bandung baru berinisiatif membuat prolegda mengenai peredaran minuman keras tersebut, dan belum juga selesai.(aditya pratama)

1,8% PNS kota bandung derita HIV

Juni 11, 2009 oleh prathez

HIV bisa serang siapa saja, tidak terkecuali PNS

tahukah anda menurut data dinas kesehatan di kota bandung PNS yang ada di kota bandung menderita HIV aids mencapai 1,8% dari seluruh penderita HIV di kota bandung yang mencapai 1774 orang, atau sebanyak 31 orang khusus PNS.

Bandung sendiri menempati peringkat pertama untuk jumlah penderita HIV di jawa barat, sementara jawa barat sendiri menempati peringkat pertama di indonesia.

namun menurut kepala dinas kesehatan kota bandung, Gunadi Sukma Bhinekas, membantah jika keseluruhan penderita itu adalah PNS. Gunadi mengatakan dari jumlah tersebut bisa saja didalamnya juga adalah polisi serta pegawai BUMN.

Selain itu di tempat lain,  menurut Walikota bandung, Dada Rosada, untuk menekan, apalagi menghilangkan jumlah penderita HIV aids tidaklah mudah. masalah tersebut bisa timbul salah satunya diakibatkan faktor sosial ekonomi. Faktor kebudayaan juga berpengaruh ujar orang nomor satu di kota bandung.

dada berjanji tidak akan mengucilkan mereka, terutama PNS yang bekerja setiap hari bersamanya melayani masyarakat.

selain itu saat dinsos melakukan razia di seputaran kota bandung beberapa hari lalu, 2 PSK dari 30 yang terjaring saat berkeliaran di jalan-jalan, di temukan juga positif HIV, dengan alasan klasik masalah ekonomi, karena tidak memiliki keterampilan lain selain menjajakan diri di jalan-jalan di kota bandung.(Aditya pratama)

PROFESI SEBAGAI PENJAGA PINTU PERLINTASAN KERETA API

Juni 11, 2009 oleh prathez

BANYAK PROFESI DI KOTA BANDUNG, TAPI PERNAHKAH ANDA TAHU PEKERJAAN SEORANG PENJAGA PERLINTASAN KERETA API?? BERIKUT PENELUSURAN SAYA SEHARI BERSAMA SEORANG PENJAGA PINTU PERLINTASAN KERETA API DI JALAN MERDEKA BANDUNG.

ACEP EMAN SEORANG PENJAGA PINTU PERLINTASAN KERETA API DI JALAN MERDEKA POS 163 BANDUNG.
MESKI PENGHASILANNYA TAK SEBERAPA, NAMUN TUGAS ACEP INI TERBILANG PENUH RESIKO DAN TANGGUNG JAWAB, KARENA BERHUBUNGAN DENGAN NYAWA ORANG LAIN TERUTAMA DI MALAM HARI.
KESELAMATAN PENGENDARA YANG MELINTAS DI JALAN MERDEKA PADA MALAM HARI, DAN KERETA MALAM YANG KEBANYAKAN PATAS BERKECEPATAN TINGGI, OTOMATIS BERADA DI TANGANNYA.

PEKERJAAN SEPERTI INI TENTU SANGAT MEMERLUKAN STAMINA YANG CUKUP PRIMA, KARENA HARUS TETAP DALAM KONDISI BAIK DIANTARA PENGEMUDI YANG KELELAHAN DI MALAM HARI.
SEBELUM MENJADI PENJAGA PINTU PERLINTASAN, ACEP DAHULUNYA BERTUGAS UNTUK MEMBERSIHKAN JALUR-JALUR KERETA API DI KOTA BANDUNG.

ACEP MERASA BANGGA DENGAN PEKERJAANYA SEKARANG MESKI STATUSNYA KINI MASIH SEBAGAI KARYAWAN DI SALAH SATU PERUSAHAAN OUT SOURCING YANG BEKERJA SAMA DENGAN PT KAI.

UNTUK MENEMPUH KE TEMPAT KERJANYA, WARGA CIKALONG INI SETIAP HARINYA HARUS BERJALAN TIDAK KURANG DARI 3 KILO METER, MENYUSURI TEROWONGAN SASAK SAAT SEPANJANG 900 METER DAERAH DESANYA DARI RUMAHNYA MENUJU KE JALAN RAYA, DI DAERAH PADALARANG.
SETELAH SAMPAI DI KANTORNYA DI STASIUN BANDUNG ACEP MENGAKU HARUS KEMBALI BERJALAN MENUJU JALAN MERDEKA POST PERLINTASAN KERETA API TEMPATNYA BEKERJA.

HAL TERSEBUT DILAKUKAN ACEP SETIAP KALI BERKERJA, BAIK SIANG MAUPUN MALAM HARI,
TUGAS ACEP PUN CUKUP BERAT, KARENA DIRINYA HARUS MENGHAPAL KODE BERUPA BUNYI YANG DI KIRIMKAN DARI STASIUN- STASIUN KERETA API TERDEKAT DENGAN SEBUAH ALAT YANG DINAMAKAN GENTA(SEBUAH LONCENG YANG BIASA DIDENGAR DIDAERAH PINTU PERLINTASAN KERETA API).

GENTA YANG BERADA DI JALABN MERDEKA BANDUNG TERSEBUT MENURUT ACEP ADALAH GENTA TERTUA YANG ADA DI KOTA BANDUNG, BUNYI YANG DI BERIKAN DARI GENTA TERSEBUT PUN MEMPUNYAI MAKNA YANG BERBEDA UNTUK MENENTUKAN KAPAN KERETA AKAN MELINTAS DAN DARI ARAH MANA KERETA AKAN MELINTAS, HAL INI MENJADI BERAT JIKA DILAKUKAN DI MALAM HARI KARENA ALAT TERSEBUT PUN TIDAK SELALU HARUS TEPAT SESUAI DENGAN PERINTAHNYA, JADI MENURUT ACEP DIRINYA JUGA HARUS TETAP MEMANTAU, BERKONSENTRASI DAN MEMPERHATIKAN DARI ARAH MANA KERETA AKAN MELINTAS.

ADITYA PRATAMA.